CaraMenanam Kencur di Dalam Pot Dijamin Cepat Tumbuh Memilih Bibit Kencur. Bibit kencur yang dipilih pastikan juga memiliki calon tunas (sebaiknya terdapat 2 buah calon Proses Penyemaian Kencur. Campuran media tanam tadi kemudian bisa dulur masukan dalam wadah semai, gunakan media semai Waktu
– Tanaman dengan nama Latin Kaempferia galanga L ini memiliki banyak manfaat kesehatan, termasuk menghilangkan darah kotor, mengobati mual dan kembung dan mengobati sakit tenggorokan dan batuk. Karena ada banyak manfaatnya, tidak ada salahnya jika tanaman Kencur selalu siap siaga di rumah. Jika Anda ingin menanam Kencur di rumah ternyata caranya cukup mudah dan tidak rumit. Cara Menanam Kencur Tanaman ini dapat ditanam di media apa pun, bahkan di lahan terbuka atau di ruang sempit seperti polybag dan pot. Di bawah ini Anda akan menemukan informasi lengkap tentang penanaman Kencur di lahan dan polybag. Cara Menanam KencurSyarat TumbuhPersiapan Waktu TanamPersiapan Lahan TanamProses PenanamanPerawatan dan PemeliharaanMulchingPenyianganPemupukanPenggemburan TanahHama dan PenyakitWaktu PanenShare thisRelated posts Syarat Tumbuh Jenis tanah yang baik untuk menanam Kencur adalah tanah dengan struktur remah dan kaya akan humus, selain tanah tersebut,tanah berpasir atau liat juga cukup di mana Kencur yang baik harus ditanam adalah daerah dengan ketinggian 50 hingga 1000 meter di atas permukaan laut dan curah hujan 2500 hingga 4000 mm / tahun. Persiapan Waktu Tanam Sebelum tanam, lebih baik menunggu sampai awal musim hujan. Tujuannya agar air hujan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menumbuhkan tunas Kencur. Selain itu, bibit kencur dapat ditempatkan di beberapa lokasi, misalnya di lahan dengan sinar matahari yang cukup atau dalam pot dan bukan pada tempat yang mudah basah atau tempat yang terbuka. Dalam hal ini rimpang akan tumbuh dalam waktu 1-2 minggu. Dalam pertumbuhan pertama, rimpang akan sangat membutuhkan tingkat kelembaban udara yang tinggi. Persiapan Lahan Tanam Lahan yang akan digunakan harus dibersihkan dari hama atau rumput yang terletak di area yang akan digunakan. Tanah kemudian dicangkul sebanyak dua kali hingga kedalaman 30 cm. Lalu berilah jarak sekitar 2-3 meter di antara petak sehingga panjangnya menyesuaikan dengan ukuran lahan tempat Anda ingin menanam. Bentuk bedengan di sekitar tanah sehingga air dapat dikontrol saat memberikan pupuk organik seperti kompos. Proses Penanaman Agar terlihat menarik, rapi dan teratur. Tanaman harus diberi jarak 80 x 40 cm jika ingin dipanen di usia tua. Dalam media tanam harus diisi dengan 2 benih rimpang kencur. Untuk penanaman, lubang tanam harus dibuat dalam 5-7 cm dan kemudian ditanami dengan tunas yang diarahkan ke matahari. Apabila terdapat kesalahan dalam menaruh kencur terbalik, atau dsb akan mengakibatkan pertumbuhan kencur tersebut terganggu. Perawatan dan Pemeliharaan Pekerjaan pemeliharaan dan perawatan yang diperlukan meliputi mulching, penyiangan, pemupukan dan penggemburan tanah. Mulching Mulching atau menutupi tanah dengan jerami atau menggunakan ampas tebu juga harus dilakukan. Penyiangan Penyiangan terjadi setelah tanaman memasuki minggu ke-2 hingga ke-4 setelah tanam atau tergantung pada kondisi lahan tanam. Pemupukan Pemupukan I terjadi ketika tanaman memiliki daun yang sempurna atau sekitar minggu ke-4 dengan 75 kg pupuk urea, 100 kg KCl dan 200 kg TSP. Pada usia sekitar 3 bulan, tanaman diberi pupuk urea dengan dengan dosis 75 kg. Penggemburan Tanah Lakukan penggemburan tanah bersamaan dengan pemupukan kedua yaitu pada saaat tanaman kencur berumur 3 bulan setelah tanam. Hama dan Penyakit Hama yang sering menginfeksi tanaman Kencur adalah ulat karana diocles dan udas pesfolus adalah ulat pemakan daun. Hama ini dapat diobati dengan insektisida. Sedangkan penyakit yang sering menyerang tanaman kencur adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Pseudomonas sp, yaitu penyakit busuk umbi Waktu Panen Kencur dapat dipanen pada usia 6 hingga 12 bulan. Waktu panen biasanya ditandai dengan daun tanaman berwarna kekuningan yang sudah mulai rontok atau gugur. Pemanenan dilakukan dengan menggali atau membongkar rimpang dengan cangkul atau alat lain dan kemudian mematahkankan atau memotong rimpang. Sisa rimpang dapat dibiarkan untuk periode tanam berikutnya. tapi jika dibiarkan untuk musim tanam berikutnya kemungkinan yang terjadi rimpang akan membusuk dan akan menurun kadar patinya. Demikianlah pembahasan tentang cara menanam kencur semoga dapat bermanfaat untuk anda. Baca Juga Artikel Lainnya 9 Cara Menanam Bawang Merah di Pot12 Cara Menanam Kacang Hijau agar Cepat Tumbuh10 Cara Menanam Ubi Jalar agar Berbuah Banyak dan Besar
JarakTanaman Yang Diperlukan. Dalam menanam kencur, agar tanaman dapat tertanam rapi dan teratur maka dapat dilakukan dengan memberi jarak tanam sekitar 80 cm x 40 cm untuk kencur yang akan dipanen tua. Kemudian bibit tersebut ditanam dengan kedalaman 5-7 cm dan tunas dihadapkan ke atas.
Cara menanam kencur sebenarnya tidak terlalu rumit. Baik itu di lahan kebun maupun polybag, tahapan dalam menanam kencur sama saja, hanya berbeda pada pengolahan media tanamnya. Tanaman kencur sendiri cocok dibudidayakan selama musim penghujan, dan perawatannya tidak terlalu rumit, sehingga dapat dilakukan oleh siapa saja. Kencur merupakan rempah-rempah andalan yang selalu digunakan oleh masyarakat Indonesia. Baik itu sebagai bahan bumbu masakan, penambah nafsu makan pada anak-anak, maupun sebagai jamu. Olahan kencur paling populer adalah jamu beras kencur, yang manfaatnya sebagai penyegar tubuh yang menyehatkan. Menanam kencur memang tidak sulit, karena perawatannya tidak se-intensif jenis tanaman lain dan bibitnya pun tidak perlu beli alias bisa menggunakan rimpang kencur yang sudah tua. Meski begitu, dalam proses penanaman tanaman rempah yang satu ini akan sangat dianjurkan untuk mengikuti beberapa tahapan berikut agar hasil kencur yang dipanen nantinya bisa berlimpah dan berkualitas. 1. Tahap Persiapan Lahan atau Media Tanam Persiapkan Media Tanam Terlebih Dahulu Hal pertama yang harus dilakukan untuk menanam kencur adalah mempersiapkan media tanam. Caranya, cukup menyiapkan lahan atau media tanam di polybag bagi yang ingin menanam di rumah. Media tanam itu sudah harus digemburkan dengan cara dicampur bersama pupuk kandang maupun pupuk organik. Tahukah Anda? Tanaman Kencur memiliki banyak Kandungan seperti Borneol, Asam anisat, Paraeumarin, Alkaloid, Pati, Mineral, Asam metil kanil dan penta dekaan, Kamphene, Asam sinamat, Sineol, Etil ester, dan Gom. 2. Proses Pembenihan Kencur Kemudian, memasuki proses pembenihan kencur. Dalam proses pembenihan, silahkan ambil rimpang kencur yang sudah berumur tua dan mengeluarkan tunas. Baca Juga Cara Budidaya Vanili Rimpang kencur yang sudah tua ditandai dengan dagingnya yang sudah keras dan terdapat mata tunas sebanyak 1 sampai 3. Rimpang kencur tua yang sudah terkumpul itu, kemudian diletakkan di tempat gelap yang sama sekali tidak terkena sinar matahari selama beberapa hari. 3. Proses Penyemaian Benih Kencur Tahapan selanjutnya adalah penyemaian benih, yang sifatnya opsional, boleh dilakukan boleh juga tidak. Namun apabila ingin semua bibit kencur ini tumbuh dengan baik hingga menghasilkan panen yang melimpah, maka sebaiknya lakukan proses penyemaian terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menyiapkan nampan besar untuk penyemaian, yang sudah diisi oleh tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1 banding 1, kalau bisa tambahkan sekam padi juga. Kemudian tanam bibit kencur di kedalaman 5 sampai 10 cm, pastikan terdapat lubang drainase supaya air tidak tergenang. Antar bibit satu dengan bibit lainnya, sebaiknya ditempatkan berdekatan, baru kemudian ditimbun tanah. Tempatkan wadah penyemaian di tempat yang teduh, dan rutin disiram sampai tunas kencur tumbuh setinggi 2 cm. Sebelum melakukan penyemaian, pastikan jumlah mata tunas pada rimpang kencur sebanyak 2 sampai 3. Jika lebih dari itu, silahkan dipotong menggunakan pisau yang sudah disterilkan dengan cara pisau direndam pada air yang sudah dicampur dengan garam. 4. Proses Penanaman Kencur Setelah pembenihan dan penyemaian, saatnya untuk mempersiapkan tempat menanam. Syarat tempat menanam kencur yakni harus berada di tempat yang teduh, dalam artian masih bisa terjangkau sinar matahari tapi sudah terlindungi dari intensitas hujan yang berlebih. Karena meskipun tanaman kencur baik ditanam di musim penghujan, akan tetapi tanah tidak boleh sampai tergenang oleh air. Sehingga penempatan polybag atau pot harus benar-benar terlindung dari hujan deras. Cara menanam benih kencur adalah dengan memposisikan tunas menghadap ke arah atas, dan yang ditimbun adalah bagian rimpangnya. Posisi tunas ini harus benar, karena jika sebaliknya, maka akan berpengaruh terhadap pertumbuhannya yang terganggu. Baca Juga Cara Budidaya Bawang Merah Untuk menanam di polybag, media tanam yang digunakan kalau bisa adalah jenis tanah lempung liat yang berpasir. Tanah tersebut kemudian digemburkan terlebih dulu dengan mencampurkannya bersama pupuk organik, lalu dimasukkan ke dalam polybag berukuran 35 cm atau 50 cm sebanyak setengah bagian polybag saja. Kemudian bibit yang sudah disemai sebelumnya ditempatkan pada media tanam polybag. Tiap satu polybag dapat ditanam lebih dari 1 rimpang kencur tergantung dari ukuran polybag. Penempatan bibit dalam satu polybag juga sebaiknya diberi sedikit jarak, idealnya sekitar 10 hingga 15 cm, sekali lagi bergantung dari ukuran polybag nya. Kedalaman tanamnya cukup 2 sampai 3 cm, bagian rimpang ditimbun tanah, sedangkan bagian tunasnya sebagian tidak tertutupi tanah. 5. Tahap Perawatan Tanaman Kencur Setelah bibit kencur sudah ditanam di media tanam, saatnya untuk melakukan perawatan sampai waktu panen tiba. Perawatan tanaman kencur cukup dengan memastikan bahwa tanahnya cukup lembab dan tanaman terbebas dari gulma dan hama. Penyiraman dilakukan rutin supaya tanah tidak kering, dan pastikan penyiraman dilakukan secukupnya alias tidak sampai membuat tanahnya becek. Penyiangan sebaiknya dilakukan teratur, sehingga unsur hara dalam tanah atau media tanamnya tidak akan tercuri oleh gulma. Tumbuhan gulma yang tidak diinginkan bisa saja tumbuh di polybag yang nantinya akan mencuri semua unsur hara tanah yang seharusnya untuk tanaman kencur. Penyiangan gulma dilakukan dengan mencabut tanaman gulma itu sampai ke akar-akarnya. Namun perlu diperhatikan untuk berhati-hati melakukannya karena bisa jadi akan ikut merusak rimpang kencurnya juga. 6. Proses Panen Kencur Jika Sudah Siap Panen, Segera Panen Kencur Anda Kencur sudah bisa dipanen di usia 6 bulan. Kencur yang di panen di usia setengah tahun ini dipergunakan untuk kebutuhan konsumsi. Sedangkan jika menginginkan kencur yang siap digunakan dalam kebutuhan industri, maka panen diundur sampai usia tanaman kencur 8 bulan. Namun jika ingin menggunakan rimpang kencur sebagai bibit untuk menanam kembali alias di usia tua, maka panen dilakukan saat tanaman sudah berusia 10 bulan sampai 1 tahun. Selain kencurnya, daunnya yang masih muda juga bisa digunakan sebagai lalapan. Cara panennya adalah dengan membongkar polybag kemudian rimpang kencur dipisahkan dari tanamannya dan dibersihkan supaya tanah lengket yang melekat di tubuhnya meluruh. Dan hasil panen tanaman kencur pun siap untuk digunakan sesuai dengan kebutuhan. Tahukah Kamu? Bahwa Kencur juga memiliki banyak sekali Manfaat seperti Mencegah karies gigi, Mengobati diare, Mengobati batuk, Menghilangkan stres, dan Sebagai Bahan dasar jamu. Hal yang Perlu Diperhatikan Perihal Hama Pada Tanaman Kencur Perhatikan Hama yang Ada di Tanaman Kencur Anda Hama yang paling sering menyerang tanaman kencur adalah ulat pemakan daun. Hama ulat ini harus segera diatasi secepatnya supaya daun-daun tanaman kencur tidak akan rusak akibat digerogoti oleh mereka. Caranya adalah dengan menangkapnya satu persatu dengan tangan lalu dibunuh. Namun, jika hama ulat yang menyerang sudah sangat parah, penggunaan insektisida disarankan. Akan tetapi penggunaan insektisida harus memperhatikan takaran serta petunjuk penggunaannya, supaya tidak berimbas terhadap kondisi tanaman. Khusus untuk yang menanam di polybag, sebaiknya rutin memberikan pupuk tambahan tiap sebulan sekali. Pupuk bisa menggunakan pupuk organik seperti bokashi atau dengan pupuk kimia. Untuk pemberian pupuk organik yaitu bokashi, cukup dilakukan sebulan sekali atau bisa juga saat rumpun kencur sudah mulai terbentuk. Caranya adalah dengan memasukkan bokashi ke dalam polybag hingga menutupi rimpang kencurnya. Penambahannya dilakukan sedikit demi sedikit dan secara bertahap. Jika menggunakan pupuk kimia, larutannya terdiri dari urea 10 gram, SP-36 25 gram, KCl 25 gram, dan air sebanyak 10 liter. Baca Juga Cara Menanam Sayur Bayam Semua bahan itu kemudian diaduk rata hingga tercampur rata, kemudian disiramkan pada polybag masing-masing sebanyak 250 ml atau setara dengan segelas air Aqua. Pemberian pupuk kimia diberikan sebanyak 3 kali yakni pada bulan ke-1 sampai bulan ke-3. Itulah informasi mengenai tahapan cara menanam kencur. Cara ini merupakan cara termudah yang bisa dilakukan sehingga dapat dilakukan dimana saja bahkan di rumah dengan lahan yang sempit. Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.
ProsesPenanaman Agar terlihat menarik, rapi dan teratur. Tanaman harus diberi jarak 80 x 40 cm jika ingin dipanen di usia tua. Dalam media tanam harus diisi dengan 2 benih rimpang kencur. Untuk penanaman, lubang tanam harus dibuat dalam 5-7 cm dan kemudian ditanami dengan tunas yang diarahkan ke matahari.
Ilustrasi Tanaman Buah dalam Pot. Sumber UnsplashTerdapat berbagai jenis tanaman buah dalam pot yang dapat dipilih untuk dikembangbiakkan di dari buku Membuat Tabulampot Rajin Berbuah, budi daya tanaman buah menjadi salah satu cara untuk mendapatkan buah segar langsung dari kebun sendiri dan dapat menjadi pemenuhan gizi serta vitamin untuk apa saja tanaman buah dalam pot yang mudah ditanam di rumah?Tanaman Buah dalam Pot yang Mudah DitanamIlustrasi Tanaman Buah dalam Pot. Sumber UnsplashBerikut adalah beberapa tanaman buah dalam pot yang dapat ditanam di rumah1. ApelJenis apel kerdil dapat menjadi tanaman buah dalam pot. Pot yang digunakan sebaiknya berukuran besar, yaitu dengan lebar sekitar 45 sampai 50 pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik, pot sebaiknya diletakkan di area yang terpapar sinar matahari namun aman. Misanya, teras atau LemonJenis tanaman buah dalam pot berikutnya adalah lemon. Pot yang sebaiknya digunakan adalah pot dari tanah liat karena mempunyai pori sehingga dapat mengeluarkan air melalui sisinya. Hal tersebut penting karena lemon tidak senang terendam SemangkaMenanam semangka mudah dilakukan apabila didukung dengan air yang mencukupi. Tanaman ini dapat ditanam dalam pot, baik di dalam maupun luar ruangan, namun harus terpapar sinar matahari setiap StroberiStroberi dapat ditanam di pot dengan memakai sistem drainase selebar 45 cm dengan kedalaman sedikitnya 10 cm untuk 10 sampai 12 tanaman stroberi. Tanaman ini harus terpapar sinar matahari secara langsung. Panen buah stroberi dilakukan dua kali dalam satu NanasAkar tanaman nanas lebih dangkal dari tanaman lain sehingga dapat ditanam dalam pot. Cara menanamnya juga mudah, yaitu dengan memotong mahkota nanas dan merendamnya di air. Setelah 1 hingga 2 hari, potongan siap ditanam dalam pot di bawah paparan MurbeiApabila ingin menanam murbei di pot, dapat memilih murbei kerdil terlebih dahulu dan kemudian dipindah ke wadah yang lebih besar. Lebih baik pot yang digunakan diletakkan di atas tanah karena buahnya dapat berjatuhan dan mengotori MarkisaMarkisa adalah tanaman menahun sehingga hanya cukup ditanam sekali. Untuk menanam tanaman ini, dibutuhkan ukuran pot yang sangat besar serta paparan sinar matahari yang dia sekilas pembahasan mengenai tanaman buah dalam pot yang mudah ditanam.LAU
Langkahpenyemaian pada cara menanam kencur agar cepat panen dilakukan dengan proses sebagai berikut : Mempersiapkan tanah yang telah digabung dengan pupuk kompos, jumlah pasnya ialah 1:1 selanjutnya tambahlah campuran Apabila media tanah telah siap, selanjutnya memasukan dalam wadah semai,
Ilustrasi cara menanam gingseng. Sumber foto PixabayGinseng Jawa Talinum paniculatum adalah jenis tanaman herbal yang banyak disukai karena memiliki berbagai manfaat tertarik untuk membudidayakannya sendiri, sebaiknya ketahui dahulu urutan cara menanam gingseng jawa agar bisa memperoleh hasil yang optimal. Mari simak pembahasannya dalam artikel Cara Menanam Ginseng Jawa Dalam PotIlustrasi cara menanam gingseng jawa. Sumber foto PixabayMengutip situ gingseng jawa merupakan tanaman herbal tahunan yang memiliki batang bulat sukulen dan tinggi tanaman dapat tumbuh lebih dari setengah bentuknya tersebut, gingseng jawa juga bisa dibudidayakan dengan menggunakan media yang tertarik melakukan budidaya ginseng Jawa dalam pot, berikut adalah beberapa cara yang perlu Pemilihan Pot yang TepatPilih pot dengan ukuran yang cukup untuk menampung akar dan pertumbuhan ginseng Jawa. Pastikan pot memiliki lubang drainase di bagian bawah untuk mencegah genangan air yang Media Tanam yang SesuaiGinseng Jawa tumbuh dengan baik dalam media tanam yang gembur, kaya humus, dan memiliki kemampuan drainase yang baik. Gunakanlah campuran tanah taman, kompos, dan pasir sebagai media tanam yang Penyemaian Biji Ginseng JawaLetakkan biji ginseng Jawa di atas permukaan media tanam yang telah disiapkan. Tekan biji dengan ringan dan tutupi dengan lapisan tipis media tanam. Pastikan biji terletak pada kedalaman yang tepat agar bisa berkecambah dengan Penyiraman yang TepatSetelah menanam biji, siram media tanam dengan air secukupnya. Pastikan media tetap lembab, tetapi hindari genangan air yang berlebihan yang dapat menyebabkan pembusukan Pencahayaan yang CukupGinseng Jawa membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Letakkan pot di tempat yang mendapatkan sinar matahari pagi atau sore secara langsung namun tidak terlalu Pemeliharaan KelembabanGinseng Jawa membutuhkan kelembaban yang cukup. Semprotkan air pada daun dan media tanam secara teratur untuk menjaga kelembaban udara di sekitar PemupukanBerikan pupuk organik atau pupuk cair dengan kandungan nutrisi yang seimbang secara teratur untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Lakukan pemupukan sekitar setiap dua minggu atau sesuai petunjuk pada kemasan pupuk yang Pengendalian Hama dan PenyakitPeriksa tanaman secara rutin untuk mengidentifikasi tanda-tanda serangan hama atau penyakit. Jika ditemukan, segera ambil tindakan dengan menggunakan insektisida atau fungisida yang PemangkasanLakukan pemangkasan secara teratur untuk menjaga bentuk dan kesehatan tanaman. Potong tunas atau cabang yang tidak diinginkan untuk mempromosikan pertumbuhan yang lebih Periode PanenGinseng Jawa biasanya dapat dipanen setelah sekitar 3-4 bulan sejak penyemaian. Panen daun ginseng Jawa secara bertahap, memilih daun yang cukup matang dan meninggalkan beberapa daun untuk pertumbuhan informasi mengenai cara menanam gingseng jawa dalam pot yang tepat. Dengan mengikuti urutan di atas, setiap orang dapat menanam ginseng Jawa dalam pot dengan optimal. AZS
Isikanmedia tanam kedalamnya. Media tanam yang digunakan berupa campuran tanah, pupuk kandang atau pupuk kompos, bisa juga campuran tanah dan pasir dengan perbandingan 4 : 1. Setelah diisi media tanam, letakkan polybag, pot arau karung tanam tersebut pada tempat yang teduh selama sekitar 1 hingga 2 hari sampai kondisi tanah stabil. Tahap Penanaman
Cara menanam kencur dirumah dengan polybag atau pot sangatlah mudah jika kita paham tahapan-tahapannya. Kaempfreria galanga L atau tanaman herbal yang biasa disebut Kencur merupakan tanaman yang paling umum digunakan dalam pengobatan herbal oleh masyarakat Indonesia karena minyak bitumennya yang menyengat dan unsur alkaloidnya. Selain bisa juga dijadikan sebagai bumbu masakan, jika anda sangat suka dengan kencur anda juga bisa memakannya secara langsung. Karena, ketika anda makan langsung kencur maka khasiat yang didapat akan lebih dapat dirasakan oleh tubuh. Oleh karena itu, banyak orang yang sering menggunakan obat ini dalam kesehariannya. Karena selain diusahakan oleh petani juga bisa diusahakan oleh orang biasa. Jika ingin mencoba menanam kencur dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa langkah cara menanam kencur berikut ini Baca Juga Sirih Cina, Tanaman Liar Seribu MANFAAT Cara Menanam Kencur Paling Praktis & Mudah1. Persiapan Benih Kencur2. Waktu & Persiapan Menanam Kencur3. Persiapan Lahan/Media Penanaman4. Jarak antara Tanaman dan Teknik Penanaman5. Teknik Penyiangan Media Tanam6. Proses Mulching7. Pemupukan & Penggemburan8. Pencegahan Hama & Penyakit9. Proses Pemanenan Kencur Cara Menanam Kencur Paling Praktis & Mudah 1. Persiapan Benih Kencur Untuk mendapatkan tanaman kencur yang berkualitas, Anda juga harus memilih bibit kencur yang unggul. Untuk ini, sebaiknya menggunakan rimpang kencur yang telah berumur sekitar 10 bulan dan memiliki tunas yang diharapkan idealnya telah terdapat 2 calon tunas. Setelah itu, siapkan rimpang sesuai kebutuhan tanam. Saat rimpang telah siap, letakkan benih kencur di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung selama beberapa hari ke depan hingga rimpang siap ditanam. Baca juga 20 Tanaman Obat Keluarga paling Populer di Indonesia 2. Waktu & Persiapan Menanam Kencur Waktu tanam paling ideal adalah saat memasuki musim penghujan. Ini bertujuan memanfaatkan air hujan sebagai media bantu pada saat pertumbuhan tunas kencur. Untuk itu, benih kencur dapat ditempatkan di banyak tempat, seperti di tanah yang terkena sinar matahari atau di dalam pot dan bukan di tempat yang rawan lembab atau terbuka. Jika prosedur itu diterapkan dengan sesuai maka rimpang akan tumbuh dalam 1 s/d 2 minggu. Pada pertumbuhan pertama, rimpang akan membutuhkan kelembapan yang tinggi. 3. Persiapan Lahan/Media Penanaman Lahan yang akan digunakan harus dibersihkan dari hama atau rumput. Kemudian, gali tanah dua kali hingga kedalaman 30 cm. Kemudian sisakan jarak sekitar 2-3 meter antar petak agar panjangnya sesuai dengan luas lahan yang akan digunakan untuk penanaman. Tempatkan cofferdam di sekitar tanah untuk mengontrol jumlah air dan gunakan pupuk organik seperti kompos. Jika ingin menggunakan kantong plastik atau pot plastik, silahkan siapkan kantong plastik besar atau pot plastik. Jika sudah siap, gunakan kombinasi tanah dan pupuk organik atau gunakan tanah dan pasir dengan perbandingan 4 1 untuk mengisi media tanam. Setelah media tanam terisi, taruh kantong atau pot plastik di tempat teduh. Diamkan hingga 1 atau 2 minggu untuk menunggu tanah menjadi stabil. Baca Juga 12 Tanaman Obat Asam Urat Paling Ampuh 4. Jarak antara Tanaman dan Teknik Penanaman Atur jarak agar tanaman terlihat rapi, teratur dan enak untuk dipandang. Jika Anda menginginkan panen pada umur tua, tanaman harus ditanam terpisah satu sama lain dengan jarak 80 x 40 cm. Dalam satu media tanam sebaiknya ditanam 2 bibit rimpang kencur. Perlu diperhatikan bahwa jika terjadi kesalahan saat menempatkan kencur terbalik, dsb maka pertumbuhan kencur terhambat dan hasil panen akan kurang optimal. 5. Teknik Penyiangan Media Tanam Untuk menghasilkan tanaman dengan kualitas umbi yang segar dan unggul, beberapa teknik diperlukan untuk menjaga tanaman memenuhi standar pertumbuhan yang baik. Berikut langkah-langkah cara menanam kencur dengan standar perawatan yang baik. Lakukan penyiangan pada 2-4 minggu setelah tanam, atau tergantung keadaan tanaman kencur itu sendiri. Selain itu, penyiangan bisa dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Ini diperlukan saat tidak hujan. Kemudian, jika ada gulma atau hama yang tumbuh di sekitar tanaman kencur, maka harus disingkirkan untuk dibersihkan. Jika Anda menggunakan cangkul, sebaiknya perhatikan posisi inti tanaman agar tidak terkena kena mata cangkul. Bersihkan secara hati-hati hama dan gulma pada tanaman agar rimpang kencur tidak rusak dan bisa dipanen. Baca Juga Hati-Hati !! JANGAN Menanam Kunyit di Polybag, Ini Dampaknya… 6. Proses Mulching Merupakan proses menutupi tanah dengan mengunakan jerami atau ampas tebu. Ini diperlukan untuk membantu menjaga kelembaban media tanam. Selain itu, mulching dengan menggunakan media organik seperti jerami atau ampas tebu dapat membantu meningkatkan kesuburan tanah. 7. Pemupukan & Penggemburan Pemupukan kembali dilakukan setelah tanaman kencur memiliki daun tumbuh yang sempurna. Atau kurang lebih saat memasuki usia 4 minggu/1 bulan. Pemupukan bisa menggunakan pupuk kompos atau pupuk kandang. Proses pemupukan yang kedua dilakukan saat tanaman memasuki usia 3 bulan. Penggemburan dilakukan untuk menghindari kelembaban yang berlebih pada lahan/media tanam. Selain itu, penggemburan juga akan mencegah agar tanah tidak terlalu padat sehingga pertumbuhan akar serta rimpang kencur bisa lebih maksimal. Sebaiknya, penggemburan dilakukan dilakukan bersamaan dengan waktu pemupukan. Baca Juga Kenapa Harus Jahe? Tips Budidaya Jahe Merah Hasil Melimpah 8. Pencegahan Hama & Penyakit Rata-rata tanaman kencur rentan diserang ulat pemakan daun. Tapi ini bisa dikendalikan dengan menghilangkan hama secara manual. Ambil kencur yang terserang hama dan buang. Hal ini disebabkan ulat Diocles Karana dan ulat Uda Pesfolus memakan daun kencur dengan cara menggerogotinya. Namun perlu juga diperhatikan bahwa jika terdapat banyak hama, ada baiknya juga menggunakan insektisida jenis Nogos 50 EC untuk pembasmian yang optimal. Terapkan pestisida sesuai dengan penggunaan dan dosis yang ditetapkan. 9. Proses Pemanenan Kencur Setelah melalui masa sulit menanam kencur, waktu yang paling dinantikan telah tiba. Itu adalah proses memanen dari tanaman itu sendiri. Indikasi waktu panen yang tepat adalah dengan memperhatikan bagian daun kencur yang sudah mulai mengering dan menghadap ke tanah. Ini terjadi pada saat tanaman kencur berumur 9-12 bulan. Cara memanen kencur yang benar adalah dengan menggunakan garpu, yang nantinya digunakan untuk mengangkat dan mengangkat tanah di sekitar rerumputan secara perlahan dan hati-hati. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kemungkinan patah atau rusaknya batang tanaman kencur itu sendiri. Setelah tanaman kencur siap panen, cabut terlebih dahulu, kemudian bersihkan tanah pada rimpang tersebut hingga terlihat cukup bersih. Bila sudah terlihat bersih, masukkan tanaman kencur dalam keranjang atau karung dan letakkan di tempat yang teduh. Baca Juga 11 Rahasia Daun Binahong yang Tak Banyak Orang Tahu Hal-hal yang perlu diperhatikan saat memanen kencur Lakukan pemanenan secara cepat dan singkat. Tanaman yang siap panen ditandai dengan kondisi daun yang menguning lalu gugur. Potong rimpang bagian pinggir dan sisakan bagian tengah untuk ditanam pada musim tanam berikutnya. Jika budidaya kencur ini ditujukan untuk tanaman obat-obatan maka sebaiknya iris rimpang dengan ketebalan 7 mm lalu keringkan dibawah sinar matahari. Nah itu tadi beberapa cara menanam kencur paling praktis dan mudah yang dapat Anda terapkan di lahan bedengan maupun polybag. Silahkan share artikel ini jika bermanfaat dan jangan lupa untuk kunjungi channel YouTube Taman Inspirasi SAFA. Atau jika Anda membutuhkan bibit tanaman yang berkualitas, silahkan kunjungi halaman berikut ini. Terima Kasih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
PersiapanWaktu Tanam. Saat sebelum menanam, hendaknya menunggu saat awal masa hujan sudah datang, tujuannya ialah sebab air hujan hendak digunakan sebagai perlengkapan bantu dalam proses perkembangan tunas kencur. Buat hal ini, bibit kencur bisa ditaruh dibeberapa tempat seperti di lahan yang mempunyai cahaya matahari cukup ataupun didalam pot
Cara menanam kencur bagi pemula yang ingin membudidayakan tanaman tersebut sangat mudah untuk dilakukan. Teknik penanamannya banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karena menjadi salah satu tanaman herbal yang memiliki banyak khasiat. Kencur atau nama lainnya yaitu Kaempferia galanga mempunyai khasiat yang dinilai mampu menyaingi obat-obatan modern yang banyak mengandung bahan kimia. Seiring berkembangnya zaman rempah-rempah seperti kencur semakin sulit dicari sehingga lebih baik jika budidaya kencur sendiri. Nonatani akan membahas tentang cara budidaya kencur ini untuk skala kecil. Kamu bisa praktek cara bercocok tanam kencur di pekarangan atau halaman rumah. Silakan ikuti cara menanam kencur ini jika kamu ingin menanamnya di pot, di polybag atau di lahan langsung, terutama untuk yang pemula. Cara Menanam Kencur Cara menanam kencur harus diperhatikan dengan cermat agar dalam proses awal hingga akhir menghasilkan kencur yang berkualitas tinggi. Tanaman kencur ini hidup dengan cara merumpun dan tumbuh di atas permukaan tanah secara rata. 1. Pemilihan Bibit Tanaman Kencur Cara tanam kencur yang benar agar cepat panen dimulai dari pemilihan bibit yang berkualitas. Jika melakukan perbanyakan kencur dari rimpang kencur maka pilihlah rimpang kencur yang sudah tua dan kondisinya masih segar. Jika menanam kencur dalam skala besar atau skala kebun lebih baik kencur disimpan di tempat yang teduh dan agak gelap, diamkan sampai rimpang kencur menghasilkan tunas. Hal tersebut bertujuan agar saat proses penanaman kencur dapat tumbuh lebih mudah. Selain dapat ditanam pada lahan, cara budidaya kencur dalam pot juga bisa dilakukan asalkan diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari dan kondisi lingkungan sekitar tidak begitu basah. Namun biasanya pada awal pertumbuhan kencur membutuhkan kondisi lingkungan dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Kencur terdiri dari beberapa varietas unggul seperti Galesia 1, Galesia 2, Galesia 3, Kencur Gading, dan Kencur Papan Kentala. Selain kriteria tersebut, bibit kencur yang unggul memiliki kriteria tinggi tunas kurang dari 1 cm, minimal memiliki 2 mata tunas, dan berat tunas sekitar 5-10 cm. 2. Persiapan Lahan Budidaya Tanaman Kencur Pertama-tama bersihkan lingkungan lahan dari gulma lalu gemburkan tanah yang akan digunakan sebagai tempat penanaman dengan mencangkul sedalam 20-30 cm. Buatlah drainase agar saat musim hujan atau saat proses penyiraman tanaman nanti air tidak sampai menggenangi lingkungan tanam. Bila perlu buatkan juga parit sebagai pemisah petak. Ukuran petak dari cara menanam kencur tersebut bisa disesuaikan dengan luas lahan yang akan digunakan. 3. Jarak Tanam Kencur Yang Ideal Cara tanam kencur yang benar agar cepat panen yaitu dengan memperhatikan jarak tanam yang ideal. Petani kencur biasanya menggunakan jarak tanam sekitar 80 x 40 cm, mengapa memakai ukuran jarak tanam tersebut? Alasannya agar tanaman kencur dapat dipanen dengan mudah. Kemudian buat lubang tanam sedalam 5-7 cm yang bisa diisi hingga 2 bibit kencur yang sudah bertunas. Saat memasukkan bibit rimpang kencur kedalam media tanam usahakan menghadap kearah matahari. Dan pastikan saat melakukan cara menanam kencur jangan sampai posisinya terbalik agar tidak menghambat pertumbuhannya. 4. Cara Menanam Kencur Musim terbaik menanam kencur di polybag, pot atau lahan yaitu ketika awal musim penghujan tiba. Karena pengairan saat musim penghujan baik untuk pertumbuhan tunas- tunas kencur di awal penanaman. Meskipun musim terbaik menanam kencur di polybag adalah saat awal musim hujan tiba, namun menurut petani kencur sendiri tempat penanaman kencur yang ideal lebih baik ditanam di dalam pot. Dengan demikian rimpang kencur dapat tumbuh sekitar 1 hingga 2 minggu. Agar terhindar dari gangguan hama, tutup tanah dengan ampas tebu ataupun jerami. Lakukan penyiangan setiap 2 minggu sekali secara teratur di awal masa tanam. Biasanya ketika tanaman berusia 4 minggu akan tumbuh daun yang sempurna, hal tersebu pertanda bahwa tanaman bisa diberikan pupuk KCL, TSP dan pupuk Urea sesuai kebutuhan. 3 bulan setelahnya pemupukan dapat diganti dengan menggunakan pupuk Urea saja. Pemanenan dapat dilakukan ketika kencur memasuki usia 6-12 bulan. 5. Penyebab Kegagalan Cara Menanam Kencur Cara budidaya kencur dalam pot maupun lahan bisa saja mengalami kegagalan, penyakit layu salah satunya. Penyakit tersebut ditandai dengan warna daun menguning, daun menggulung serta kulit rimpang menjadi keriput dan tercium bau menyengat. Namun jangan khawatir hal tersebut dapat diatasi menggunakan teknik OPT, dengan mengambil bibit dari tunas yang sehat dan sesuai kriteria pada poin pertama di atas atau dengan memberikan formulasi antibiotik pada tanaman. 6. Harga Bibit Dan Harga Jual Kencur Akhirnya sampai pada cara menanam kencur yang terakhir yaitu menentukan harga jual tanaman kencur yang berhasil dipanen. Harga tanaman kencur di pasar tidak selalu sama setiap bulannya, jika pasokan kencur menipis maka harga kencur dapat melonjak tinggi dari biasanya bahkan bisa naik 40% dari harga normal. Kemlompok Harga Harga Kencur Sumber Tanaman Kencur Bibit kencur besar Bibit tanaman kencur Pohon kencur Bibit kencur besar dan unggul Bibit kencur bertunas besar Bibit tanaman kencur bunga Bibit kencur hitam Bibit tanaman rimpang kencur dalam polybag
Beberapahal yang dapat dilakukan dalam cara menanam kencur adalah sebagai berikut. Lakukan pada minggu ke 2-4 setelah melakukan penanam, atau dapat tergantung dari keadaan tanaman kencur itu sendiri. Selain itu dapat selama 2 kali sehari pada waktu pagi dan sore hari. Hal ini perlu dilakukan ketika tidak hujan.
JAKARTA, - Selain tanaman hias, Anda dapat menanam tanaman obat di halaman rumah. Selain bisa memanfaatkan lahan halaman rumah, menanam tanaman obat juga menguntungkan karena Anda dapat memanfaatkan hasil panennya. Salah satu tanaman obat yang dapat ditanam di halaman rumah Anda adalah kencur Kaempferia galanga L.. Tanaman obat ini memiliki berbagai manfaat untuk laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Sabtu 16/4/2022, ada beberapa penelitian menunjukan bahwa kencur memiliki manfaat seperti antijamur, antiinflamasi, dan antibakteri. Baca juga Cara Menanam Bunga Matahari, Bikin Halaman Rumah Lebih Cerah FREEPIK/JCOMP Ilustrasi kencur. Anda bisa menanam kencur di dalam pot, polybag ataupun karung. Menanam kencur dalam polybag tidak jauh berbeda dengan menanamnya di lahan yang menanam kencur, syarat tumbuhnya antara lain media tanam lempung liat berpasir, pH tanah antara 5,5 sampai 6,5, sinar matahari yang cukup, tersedia unsur hara, serta drainase yang baik. Berikut cara menanam kencur di polybag, yang dapat dilakukan di halaman rumah Anda. 1. Persiapan benih kencur Pilih bibit kencur yang berkualitas, supaya kencur yang dihasilkan juga berkualitas. Anda perlu memilih rimpang kencur yang tua, yaitu sudah berumur sekitar 10 sampai 12 bulan dan sudah mempunyai calon tunas. Baca juga Cara Menanam Kacang Hijau di Kapas agar Cepat Tumbuh Untuk mendapatkan rimpang kencur yang siap tanam, letakkan bibit tersebut pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara lansung selama beberapa hari dan bertunas sampai siap tanam. 2. Persiapan media tanam Siapkan polybag yang ukurannya agak besar, yakni berukuran 15 cm ke atas. Kemudian, isikan media tanam.
Untukcara menanam kencur dalam polybag, hal yang sangat wajib diperhatikan adalah tanah yang digunakan untuk mengisi polybag. Tanah yang diisikan pada polybag haruslah tanah yang gembur. Tanah harus dicampur dengan sedikit pasir (perbandingan 4 tanah, 1 pasir). Campurkan juga pupuk kandang atau kompos di dalamnya.
TanamKencur hingga 2 rimpang di setiap polybag dengan jarak 10-15 cm. Berdiri tegak terhadap calon tunas, bukan untuk membaliknya, karena ini dapat menghambat pertumbuhan Kencur. Pemeliharaan Tanaman Kencur Untuk mencapai hasil tinggi, tanaman Kencur harus dilestarikan. Siram secara teratur di pagi dan sore hari saat tidak hujan.
. iredby675b.pages.dev/297iredby675b.pages.dev/181iredby675b.pages.dev/60iredby675b.pages.dev/108iredby675b.pages.dev/75iredby675b.pages.dev/374iredby675b.pages.dev/238iredby675b.pages.dev/491
cara menanam kencur dalam pot